Puluhan Sekolah dapat Pendampingan

Puluhan Sekolah dapat Pendampingan

Puluhan Sekolah dapat Pendampingan

 Sebanyak 44 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bekasi mengikuti launching program “Kaizen Goes To School”. Kegiatan yang  diselenggarakan oleh PT Toyota Astra Motor (TAM) ini dilaksanakan  di Aula SMK Mitra Industri, di Jalan Kalimantan, Kawasan Industri MM 2100, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu (25/7). Acara yang diselenggaralan PT TAM ini dihadiri  Direktorat PMKS Kemendikbud, M. Bakrun dan Kadisdik Kabupaten Bekasi, MA Supratman.

Deputi Division Head Servis Part Logistik Division (SPLD) TAM Nanang Susminarto mengaku,  PT TAM terus berperan aktif dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) disemua kalangan.

“Sejalan dengan semangat Totoya Let’s Go Beyond, Toyota Astra Motor terus berupaya

berpartisipasi aktif dalam meningkatkan kualitas SDM, baik di lingkungan internal perusahaan maupun masyarakat sekitar. Melalui Kaizen ini, para guru dan siswa dirangsang untuk lebih sadar pada problem-problem, seperti penghematan air hemat kertas, listrik hingga limbah. Pada tahun ini, TAM telah menyusun (program) pelatihan hingga pendampingan khusus kepada 44 SMK yang ada diwilayah Kabupaten Bekasi. Diharapkan, Bapak dan Ibu guru, dapat menanamkan nilai Kaizen kepada siswanya,”jelas Nanang Susminarto, saat memberikan sambutan.

Menanggapi program itu, Kadisdik Kabupaten Bekasi, MA Supratman, mengatakan program Kaizen Goes To School adalah budaya dari negara Jepang yang diterapkan di Indonesia untuk membuat maju dunia pendidikan di Indonesia, khususnya yang mengikuti program Kaizen Goes To School tersebut seperti ke-44 SMK di Kabupaten Bekasi ini.

“Jadi sebenarnya ini (Kaizen Goes To School) budaya Jepang (sistem) bagus. Kaizen itu merupakan penerapan hal-hal yang praktis dari budaya Jepang. Contoh yang paling mudah misalnya penghematan air misalnya. Air itu kadang-kadang kalau kita membuka kran tidak tergantung kebutuhan, langsung buka aja (terbuang sia-sia). Jadi (Kaizen) ini baik untuk orang yang mengikuti, bagi lingkungan sekolah,” ungkap MA Supratman kepada  Radar Bekasi kemarin.

Sementara, Direktorat PMKS Kemendikbud, M. Bakrun, menambahkan program Kaizen

Goes To School sudah beberapa tahun lalu dilakukan oleh Toyota. Dirinya menjelaskan,  Toyota sendiri ingin membenahi dunia Industri menginginkan SDM yang baik. Maka dengan cara inlah, PT TAM sendiri bisa menghasilkan SDM yang bermanfaat melalui program Kaizen Goes To School saat masih duduk dibangku Sekolah Menengah Kejuruan.

“Sebenarnya sudah tahunan yang dilaksanakan Toyota. Jadi Toyota

punya prgam Kaizen Goes To School. Jadi Toyota ingin memperbaiki (SDM untuk perusahaan) lah. Karena kan, budaya industri itu mesti ingin mendapatkan SDM yang baik. Maka (dengan ini, Toyota) mencoba menjemput bola (dengan cara mengadakan program ini). Maka dari SMK ini, mulai dari satu hingga 44 (SMK) ini,” imbuh Bakrun.

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/