Naik Kelas, Mampukah Nova 5T Mengangkat Penjualan Huawei di Indonesia?

Naik Kelas, Mampukah Nova 5T Mengangkat Penjualan Huawei di Indonesia?

Naik Kelas, Mampukah Nova 5T Mengangkat Penjualan Huawei di Indonesia

September 2019 bisa disebut sebagai agenda paling sibuk bagi sejumlah vendor

smartphone di Indonesia. Peluncuran produk baru terlihat sambung menyambung, di tengah situasi politik yang memanas karena gelombang demonstrasi mahasiswa, menolak pengesahan UU KPK dan sejumlah RUU lainnya.

Dimulai dengan Oppo yang memperkenalkan A9 2020 pada 17 September 2019. Berlanjut dengan Realme yang merilis Realme 5 Series pada 19 September 2019. Kemudian Vivo yang memilih 23 September sebagai tanggal perilisan Vivo V17 Pro.

Nah, dua hari setelah gawean Vivo, yakni 25 September 2019, giliran Huawei

yang menggebrak pasar. Vendor smartphone terbesar kedua di dunia itu, memperkenalkan jagoan baru, Huawei Nova 5T.

Baik Oppo A9 2020, Realme 5 Series, Vivo V17 Pro, dan Huawei Nova 5T, sama-sama menyasar segmen menengah. Namun jika dibandingkan pada rentang harga, Huawei Nova 5T memiliki bandrol termahal, yakni Rp 6.899.000.

Sekedar diketahui, A9 2020 dijual seharga Rp 3.999.000. Kemudian pesaing terdekatnya, Vivo V17 Pro dilego seharga Rp 5.699.000.

Sementara Realme yang memperkenalkan dua varian, yakni Realme 5 dan Realme 5 Pro

dijual mulai Rp 2.699.000 untuk varian terendah dan Rp 3.699.000 untuk kasta tertinggi.

Bagi Huawei, ini adalah kali pertama bandrol Nova menembus harga hampir Rp 7 juta di Tanah Air. Dengan harga tersebut, menjadikan Nova 5T sebagai smartphone termahal di kelas mid range saat ini.

 

Baca Juga :