Launching PAUD HIBER dan Paket C Online, Tingkatkan Mutu Pendidikan 100 Persen

Launching PAUD HIBER dan Paket C Online, Tingkatkan Mutu Pendidikan 100 Persen

Launching PAUD HIBER dan Paket C Online, Tingkatkan Mutu Pendidikan 100 Persen

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung resmi mencanangkan program Pendidikan Anak Usia Dini Holistik

Integratif Berdimensi Sosial, Budaya dan Ekonomi (PAUD HIBER). Peresmian ditandai dengan pemukulan gendang oleh Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana dan Bunda PAUD Kota Bandung Atalia Praratya Ridwan Kamil di Bale Asri Pusdai Jalan Diponegoro Kota Bandung, kemarin (25/10).
Elih-disdik
Elih Sudiapermana

Kadisdik Kota Bandung

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Suiapermana, program PAUD Hiber bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Bandung yang meliputi aspek pendidikan, kesehatan gizi, dan perlindungan kesejahteraan. Hal itu mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang PAUD Holistik Integratif. ”Ini merupakan model peningkatan mutu pendidikan, berbasis PAUD Hiber di tingkat Kecamatan. Jadi tadi (kemarin, Red.) kita tetapkan, kita dukung dengan Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan. Jadi siapa pun nanti camatnya, ibunya mesti menjadi tokoh PAUD. Begitu pun dengan lurahnya,” kata Elih pada wartawan usai acara berlangsung kemarin (25/10).

Dia pun menekankan pada penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung agar mengatur tentang pasal

peningkatan Pendidikan Anak Usia Dini. ”Jadi ada pasal mengenai PAUD terutama mengenai bahwa Pemerintah Kota Bandung nantinya akan mengalokasikan anggaran untuk rintisan PAUD Wajib Satu Tahun bagi anak anak,” tambahnya.

Sementara itu, dihadapan sekitar 2 ribu lebih guru PAUD se kota Bandung M. Ridwan Kamil, wali Kota Bandung memberikan apresiasi luar biasa terhadap inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Bandung. Dia berharap apa yang dicita citakannya, agar pendidikan dasar bagi anak usia dini terus dapat dioptimalkan.

”Menyepakati Pendidikan Anak Usia Dini harus menjadi 100 persen, tidak ada lagi anak anak Bandung

yang diam di rumah, tapi harus bersekolah. Tahun 2013 lalu hanya ada 50 persen anak anak Bandung yang mengenyam PAUD. Sekarang jumlahnya menjadi 87 persen, ini memerlukan perbaikan yang komprehensif,” kata Ridwan pada wartawan usai acara.

 

Sumber :

https://nashatakram.net/