Ini Kata Bukalapak Terkait Data Pengguna yang Diretas

Ini Kata Bukalapak Terkait Data Pengguna yang Diretas

Ini Kata Bukalapak Terkait Data Pengguna yang Diretas

Bukalapak dikabarkan masuk ke dalam daftar situs yang diretas hacker

asal Pakistan bernama Gnosticplayers.

Seperti yang dilaporkan Thehackernews,
bekisar 13 juta data pengguna Bukalapak dikabarkan dicuri. Gnosticplayers mengaku telah meretas 890 juta akun pengguna dari 32 situs populer beberapa waktu lalu.

Kabarnya, data yang diperolehnya kemudian dijual pada enam dark web dalam empat putaran. Tiga putaran di antaranya telah dilakukan bulan lalu pada dark web bernama Dream Market.

Ketika Bukalapak diminta keterangan mengenai kebenaran informasi tersebut,

melalui pesan singkat Intan Wibisono, selaku Head of Corporate Communications Bukalapak menjelaskan bahwa memang ada upaya untuk meretas Bukalapak beberapa waktu yang lalu. Namun menurut Intan tidak ada data penting seperti user password, finansial atau indivasi pribadi lainnya yang berhasil didapatkan.

“Kami selalu meningkatkan sistem keamanan di Bukalapak,

demi memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna Bukalapak, dan memastikan data-data penting pengguna tidak disalahgunakan. Upaya peretasan seperti ini memang sangat berpotensi terjadi di industri digital.”ujar Intan dalam keterangannya, Senin (18/03/19).

Intan menegaskan bahwa Bukalapak selalu menghimbau para pengguna Bukalapak untuk lebih memperhatikan keamanan bertransaksi. Ganti password anda secara berkala serta aktifkan Two- Factor Authentication (TFA) yaitu fitur yang diperuntukan mencegah jika ada penggunaan atau penyalahgunaan data penting dari device yang tidak dikenali.

 

Sumber :

https://dunebuggyforsale.org/